COD: Cara Kerja, Risiko, dan Mitigasi untuk Penjual dengan Sistem COD Jualan Online

Pernah mengalami pesanan yang sudah dikemas, diberi label pengiriman, dan diserahkan kepada kurir, tetapi akhirnya kembali karena pembeli tidak mau membayar? Barang memang bisa dijual kembali, tetapi waktu, biaya pengiriman, dan tenaga yang sudah dikeluarkan belum tentu bisa dipulihkan.

Situasi seperti ini cukup penting diperhatikan oleh penjual yang menawarkan pembayaran Cash on Delivery (COD). Metode ini dapat membantu menjangkau pembeli yang lebih nyaman membayar saat barang tiba, tetapi juga membawa risiko pesanan ditolak, alamat tidak valid, hingga biaya retur yang mengurangi keuntungan.

Karena itu, memahami sistem COD jualan online bukan hanya soal mengaktifkan pilihan pembayaran. Anda juga perlu memahami alur uang, tanggung jawab kurir, kemungkinan paket gagal terkirim, serta cara mengurangi risiko sebelum barang dikirim.

Artikel ini membahas cara kerja COD, keuntungan dan risikonya bagi penjual, serta langkah praktis agar operasional toko lebih terkendali.

Read story →